Showing posts with label rejeki. Show all posts
Showing posts with label rejeki. Show all posts

Monday, April 17, 2017

*Kebanyakan Belajar Matematika dan Fisika Newtonian

*Kebanyakan Belajar Matematika dan Fisika Newtonian*
=======================
_Renungan Dhuha_
=======================

Hidup Kekurangan, selalu menghitung untung rugi, balik modal atau ga ? bisa tekor nih? kok kurang yaaa?

Itulah yang terjadi kalau kita terlalu banyak mengandalkan hitungan metematika dan fisika newtonian, Hahaiii

Padahal hidup tidak bisa dihitung seperti itu, setuju kan ?

Misal Anda sebagai tukang bangunan yang perhari 100rb, dihitung perbulan kan 2.5jt tetapi kok ya aneh setiap bulannya pengeluaran selalu lebih besar dan adaaa saja duit untuk mencukupinya.

Misal Anda Karyawan Swasta yang bergaji UMR, secara matematis tidak cukup, tetapi ternyata anda bisa melewatinya dengan mulus dan begitu beruang setiap bulannya.

Misal anda pedagang yang profitnya tidak jelas bahkan dibawah 150rb perhari, tapi kok ya nyatanya bisa ya buat hidup 1bulan ?

Memang dalam kehidupan ini jika kita memakai hukum logika, matematika dan fisika newtonian ya pasti akan ribet dan penuh kekurangan.

Untungnya meskipun anda tidak memahami Pola/Rumus Fisika Quantum tapi tetap saja anda menggunakannya dan itulah yang membuat kehidupan anda tercukupi.

Rumus apa itu? Rumus itu adalah rumus yang letaknya ada di wilayah Rasa. Wilayah Rasa Kebersyukuran, Wilayah rasa Keberlimpahan, Wilayah rasa "Punya"

Wilayah itulah yang menyebabkan seluruh hitungan logika / rumus Fisika Newtonian tergugurkan, karena memang sebenarnya rumus itu hanya berlaku di wilayah analitic dan Statis.

Jadi jelas sudah jika kita ingin hidup yang lebih baik dari sekarang dalam hal keuangan maka perbaiki saja Wilayah Rasa kita.

Jangan batasi kehidupan kita dengan selalu menggunakan rumus matematika yang 1+1=2, yang 10-1=9 karena rumus ini akan membuat hati kita tersiksa dan menghasilkan wilayah keberkurangan dan ketidak mampuan.

Perbesar saja Wilayah Rasa Kebermampuan kita, perbesar wilayah rasa Keberlimpahan kita, perbesar wilayah rasa kebersyukuran kita. itu salah satu cara yang simple tuk menghadirkan keajaiban hidup dalam wilayah keuangan.

Yah. Entah jika anda tidak mau melakukannya dan pingin syarat yang lebih ruwet :p , berarti memang anda seneng ruwet dan monggo kerso toh itu pilihan Anda.

Saya Ulangi, *Pantaskan saja kita mendapat Uang yang berlimpah, Jangan Batasi dianya hadir dari mana, dan Perbesar saja Kebersyukuran kita.* _Itu rumusnya._

jadi jangan tanya carranya lagi yaaa, *Just do it,*

Lakukan saja daaannn Ingaaattt Selalu Tersenyummm yaaa

*Pakai Jurus Minimal Tersenyum 20 x setiap harinya* dan setiap senyumnya minimal 30 detik,

Jangan lupa setiap tersenyum bangun wilayah rasa keberlimpahan dan Kebersyukuran yaaaaa.

Wis. Just Do It. Lakukan saja. Jangan Kebanyakan JURUS. Nanti malah KaFir (Keakean Fikiran)

Yuk Ah Bahagia,

#MiracleOfSyukur
#BahagiaYuk
#HappinesInside

Terimakasih pada Guru Ferry @Muhammad Ferry Yusri, Master Learner Miracle Syukur.

_"Tulisan dhuhanya keyeeen...!!"_ (saya bacanya pas abis dhuha jadi disebut renungan dhuha)

😁😁😁😁😁😁😁😁

Friday, April 14, 2017

Afirmasi SEFT, MAGNET UANG

Pagi-pagi, Kok inget EFT ya.

Dan kali ini?

_Yang saya sajikan adalah EFT dan Afirmasi untuk Keberlimpahan dan lepas dari belenggu rasa akibat lilitan hutang. Baik pemberi hutang. Maupun yang dihutangi._

*Afirmasi SEFT, Magnet Uang.*

*Persiapan*

_Tarik nafas yang dalam lewat hidung, hembuskan perlahan lewat mulut._

(Ulangi 3x)

_Astaghfirullaahal 'aziiim... 3x_

_A'u dzubillaahi minasy syaithoonir rojiim_

_Bismillaahir Rahmaanir Rahiim_

_Alhamdulillahi robbil 'aalamiin_

_Allahumma sholly 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad..._

*Set up*

*1. Tapping titik Karate Chop* _(seperti pada gambar)_ hanya saja beda afirmasinya :

_"Walaupun, tagihan dan cicilan saya masih banyak dan belum kunjung *LUNAS* juga, saya *IKHLAS,* saya *MENERIMA* kenyataan ini, saya *PASRAH.*_ 😇

_"Walaupun saya belum punya UANG BANYAK, saya IKHLAS, saya MENERIMA kenyataan ini, saya PASRAH."_ 😇

_"Walaupun saya cemas, khawatir karena sumber UANG saya belum BANYAK saya IKHLAS, saya MENERIMA kenyataan ini, saya PASRAH. BERSERAH. LAGI IKHLAS._ 😇

_"Walaupun pengeluaran untuk dapur NAIK dan harga barang harian juga *tidak MURAH* serta biaya kuliah/sekolah anak-anak meningkat, saya IKHLAS, saya MENERIMA kenyataan ini, saya BERSERAH lagi PASRAH._ 😇

_"Walaupun sumber UANG saya belum BANYAK BERTAMBAH saya IKHLAS, saya MENERIMA kenyataan ini, saya BERSERAH LAGI PASRAH."_ 😇

Alhamdulillaah.... 3x 🙏

*Mulai Terapi*

*A. Tapping di Ubun-Ubun*
_(Top Of Head)_

_"Alhamdulillah. Aku bersyukur."_

_"Alhamdulillah. Aku masih dan semakin SEHAT."_

_"Alhamdulillah. Terimakasih Ya Allah telah memberiku keluarga nan luarbiasa."_

_"Alhamdulillah. Terimakasih Ya Allah telah menganugerahi aku Isteri/Suami/Pasangan & anak-anak yang sangat MENYAYANGI dan MENCINTAIKU._ ❤️❤️❤️
_"Alhamdulillah. Terimakasih Ya Allah telah menganugerahi aku saudara, sahabat dan kerabat yang masih menghargai. Saya benar-benar berSYUKUR. Alhamdulillah._🙏

_Aku sadari dengam kesadaranku. Bahwa syukurku adalah tanda-Mu. Kunci MEMBUKA pintu REZEKI-MU yang LUARBIASA LUAS._ 🙏

(Ulangi 3x)

*B. Tapping di sisi luar mata _(Side of Eye)_*

_"Alhamdulillah. Terimakasih Ya Allah. Atas Imajinasi dan Bayangan Yang Indah Lagi Nyata. Yang membuatku mampu benar-benar MELIHAT KEAJAIBANMU. YANG DATANG dari mana-mana, dari segala arah. 1 per 1 jalan USAHA mulai menghasilkan KEBERLIMPAHAN. KEAJAIBAN. JUGA UANG SERTA HARTA-HARTA YANG MENCUKUPKAN._ 💸💵💰

(Ulangi 3x)

*C. Tapping di bawah mata*
_(Under Eye Spot)_

_"Alhamdulillah. Saya benar-benar melihat keajaiban-Mu. Saya benar-benar melihat jelas. Akan adanya harapan. Usaha offline yang sudah mendapatkan uang. Usaha online mendatangkan uang. Alhamdulillah. Kau izinkan uang dan tanda keberlimpahan-Mu? Untuk datang dengan MUDAH."_

💸💵💰 _Alhamdulillah. Terimakasih. Jiwa ragaku semakin berlimpah._ 💸💵💰

(Ulangi 3x)

D. Tapping di bawah hidung* _(Under Nose Spot)_

_"Alhamdulillah, terimakasih Ya Allah. Karena saya dapat merasakan lagi melihat jalan keajaiban. Alhamdulillah. Jalan keajaiban menuju lunasnya tagihan/cicilan kini semakin kelihatan. Alhamdulillah._ ✅

_Alhamdulillah. Karena izin-Mu? Aku bisa mencium aroma KEBERLIMPAHAN. ALIRAN UANG. JUGA KEAJAIBAN. Semakin nyata. Terang. Dan bergerombol untuk terus menerus datang."_

🌹 _"Hmmmmm.... Luarbiasa. Legaaa. Ploooong. Alhamdulillaaah._ 💸💵💰

(Ulangi 3x)

E. Tapping di Bawah Mulut*
_(Tap on Under Lip Spot)_

_"Bismillah. Walhamdulillah. Mulai Saat ini. Dan mulai Detik ini? Apa yang saya bicarakan berPELUANG jadi UANG."_

_"Bismillah. Walhamdulillah. Mulai Saat ini. Dan mulai Detik ini? Apa yang saya tulis mengHASILkan UANG."_ 👄💸💵💰💋

(Ulangi 3x)

F. Tapping di Dagu*
_(Tap on Chin Spot)_

_"Bismillah. Walhamdulillah. Mulai Saat ini. Dan mulai Detik ini? Apa yang saya PERTIMBANGKAN berPELUANG jadi PENARIK SUMBER KEBAHAGIAAN DAN KEAJAIBAN."_

_"Bismillah.Walhamdulillah. Mulai Saat ini. Dan mulai Detik ini? Apa yang saya PERTIMBANGKAN BERPELUANG jadi SUMBER KETENANGAN DAN KEMENANGAN."_

_"Bismillah. Walhamdulillah. Mulai Saat ini. Dan mulai Detik ini? Apa yang saya PERTIMBANGKAN berPELUANG jadi PENARIK SUMBER KELIMPAHAN DAN KEDAHSYATAN. Bagi kehidupan. Jiwa. Raga. Jasmani. Juga Ruhani saya serta orang tercinta."_

(Ulangi 3x)

G. Tapping di Collarbone Area

_"Alhamdulillah. Saya merasa SENANG, saya benar-benar merasa BAHAGIA."_

_"Alhamdulillah. Saya merasa SENANG, saya benar-benar merasa BAHAGIA KARENA SELALU ADA SAJA UANG UTUK MEMENUHI KEBUTUHAN."_

_"Alhamdulillah. Saya merasa SENANG, saya benar-benar merasa BAHAGIA KARENA SELALU ADA SAJA JALAN AJAIB YANG MENUNTUN SAYA PADA LUNASNYA HUTANG HUTANG SAYA."_

_"ALHAMDULILLAH. TERIMAKASIH. AKHIRNYA Saya bisa tersenyum. ALHAMDULILLAH... legaaaa..!!"_ 😀

_"Alhamdulillah. Semakin hari. Semakin bertambahnya usia dan perjalanan waktu? Saya juga merasakan keluarga saya semakin bertambah BAHAGIA. Terberkahi. Dan Hidup penuh CINTA-Mu."_ ❤️

Alhamdulillaah... 🙏

H. Tapping di bawah ketiak.*
_(Under Arm Spot)_

_Alhamdulillah. Semakin hari, saya semakin bersyukur karena dapat merasakan kesyukuran dan kebahagiaan orang-orang di sekitar saya. Alhamdulillah. Saya pun amat sangat merasa *SENANG DAN BAHAGIA.*_ 😍😍😍

_Alhamdulillah. Semakin hari, saya semakin bersyukur karena silaturrahmi yang saya lakukan. Proses belajar yang saya jalani. Proses perubahan yang terus saya Istiqamahi, terus mendatangkan UANG JUGA GURU KEHIDUPAN AJAIB yang melesatkan kehidupan diri ini dan Orang-orang yang *SAYA SAYANGI.* 😍😍😍

(Ulangi 3x)

Maa syaa Allah. Allahu Akbar. 🙏

(Ulangi 3x)

_ULANGI. TAPPING TITIK A-G. Ulangi MINIMAL sampai 3x atau lebih._

*Terakhir?*

*_Jika sudah?_*

Tarik nafas yang dalam melalui hidung.

Buang perlahan melalui mulut sambil tersenyum 😁.

Dan ambil merasakan nikmat keberlimpahan dengan penuh syukur.

Dan tuntaskan dengan Meminum 1 gelas air. Sambil merasakan segarnya air tersebut.

Kemudian...

Tutup dengan,

_"Alhamdulillahi robbil 'aalamiin. Terimakasih Allah. Atas segala keajaiban-Mu."_

🙏🙏🙏

Tuesday, April 11, 2017

Alat Transportasi Rejeki

ALAT TRANSPORTASI REZEKI DAN FEE REZEKI

_(sebuah sarapan jiwa dari Gurunda, Mr. Kurnada - Konseptor Spiritual Magnet Rezeki)_

Ini adalah tentang hasil obrolan saya dengan kakak saya. Kakak saya ini seorang kontraktor sipil. Beliau bercerita bahwa yang paling penting baginya adalah bisa membayar gaji karyawanya.

Jadi kalau misal ada pembayaran termin maka prioritas utama adalah membayar gaji karyawan dan kewajiban pada pihak lain yang harus dibayar.

_“Urusan saya adalah bagian belakang setelah semua kewajiban saya, saya penuhi."_ begitu ujar beliau.

Saya sependapat dengan apa yang diutarakanya. Kemudian saya bercerita tentang bahwa setiap kita adalah *“alat transportasi/perantara rezeki”* bagi orang lain.

Hari ini bisa jadi kita yang bertugas _“membawakan rezeki”_ bagi orang lain. Besok? Ya bisa jadi ada orang lain yang _“membawakan rezeki”_ bagi kita.

Uang kita saat ini hanya sekedar singgah di dompet kita, di rekening kita, besok atau lusa ia akan berpindah ke dompet atau rekening orang lain, dan begitu seterusnya.

Uang mirip seperti piala bergilir yang berpindah pindah tempat sesuai kebutuhannya.

*Kebutuhan uang adalah singgah ditempat yang “juara dalam melayani”.*

Semakin *“juara melayani”* orang tersebut, maka *semakin banyak uang yang akan singgah ditempatnya.*

*Dan asyiknya* lagi uang yang singgah tidak akan pergi begitu saja sebelum berpindah ke tempat lain. Ia akan memberikan “fee” bagi tempat singgah yang juara tadi.

*Nah “fee” inilah hak kita,* sebelum toh pada akhirnya akan pindah tempat juga karena ditukar dengan kebutuhan kita.

Belum sempat saya meneruskan cerita? Eh kakak saya sudah nyeletuk, _“Nah itu benar…. banyak orang mengira saya yang menanggung hidup anak buah saya. Padahal yang terjadi sebaliknya, sayalah yang menitipkan rezeki saya pada mereka. Kalau mereka dapat rezeki insya Allah saya juga dapat rezeki, dan saya percaya Allah tidak akan membiarkan mereka kelaparan, jadi insyaAllah saya akan selalu ada pekerjaan karena rezeki mereka dilewatkan melalui saya”._

Kami berdua tertawa. Sungguh saya senang kembali dapat pelajaran berharga melalui obrolan itu.

Dengan alasan itu saya menyadari *mengapa para pengusaha secara finansial umumnya berkecukupan. Alasannya ya itu tadi, karena banyak mulut yang harus mereka beri makan, banyak rezeki orang yang dilewatkan aliranya melalui dirinya.*

Kalau sebuah badan usaha anggaplah punya karyawan sepuluh saja kemudian anggaplah ia punya anak dua dan istri atau suami, maka paling tidak seorang pengusaha sudah menanggung 40 mulut yang harus diberi makan, 40 harapan yang berdoa agar terus ada pekerjaan.

_Jadi bayangkan bagaimana kalau perusahaan punya karyawan ribuan?_

Kalau setiap rezeki seseorang yang dilewatkan padanya masing-masing meninggalkan “fee”, anda tinggal kalikan saja jumlahnya ha ha ha.

Itu sebabnya saya suka jika ada pengusaha lokal yang sukses didaerahnya. Itu berarti semakin banyak “alat transportasi” rezeki yang akan beroperasi dan saling bersinergi. Saling menghantarkan rezeki atas nama kebutuhan.

Pemahaman ini pulalah yang hingga saat ini menyelamatkan saya dari perasaan iri dan dengki pada pengusaha. Mereka pantas mendapatkanya karena mereka telah rela dan mau “membuatkan” jalan bagi rezeki orang lain. Mereka adalah saluran rezeki bagi orang lain, mereka adalah “alat transportasi” rezeki yang trayeknya mengambil trayek padat dan diperlukan banyak orang, sehingga wajar kalau “fee” rezeki mereka juga lebih banyak daripada orang kebanyakan.

Namun jangan salah…., *jadi pengusaha itu godaanya besar sekali.* Kadang mereka merasa sebagai raja yang seolah ditangan merekalah rezeki anak buahnya berada.

Nah … nyang kaya gini inih yang bakal nyungsep.

Mereka jadi dzalim terhadap hak-hak anak buahnya, dzalim terhadap hak rekananya, mereka menyangka rezeki datang atas usaha kerasnya saja?

_"Ah… preeettt."_

Al hasil mereka ini yang akhirnya kena tulah doa orang yang terdzalimi .

Ya…. Sama proses nya….kalikan saja doanya dengan jumlah jiwa yang terdzalimi …gimana mau ga nyungsep coba. :-)

Eh temen saya ada yang protes…., *lha kalau bukan pengusaha gimana mas ?* begitu tanyanya.

Lha saya kan juga bukan pengusaha kata saya kemudian kami tertawa bersama.

*Intinya adalah* kita berusaha menjadi “alat transportasi rezeki” terbaik. *Semakin banyak yang kita layani tentu hasilnya semakin baik.*

Dan faktor pelayanan ini kan juga bukan melulu memberikan pekerjaan, bersedekah juga menyalurkan rezeki, berbagi ilmu juga menyalurkan rezeki, membahagiakan orang lain juga menyalurkan rezeki.

_Kalau masalah “fee” rezeki… itu mah urusan Tuhan… urusan Allah._

Allah dengan mekanisme semesta nya tentu lebih tahu yang mana yang pantas mendapatkan “fee” yang banyak dan mana yang sedikit he he he.

Udah ya… met Happy Minggu Day aja deh ya….

_#spiritualmagnetrezeki_
*#janganlupapraktek*
*#ajaksiapapunbelajarbareng*
_#biarberkahbareng_
_#biarlevelHidupkeupgradeBareng_
_#BiarLevelRejekinyaKeupgradeBarengBareng_